DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Hukum Sholat Tasbih di Bulan Ramadhan

Soal 307: Hukum Sholat Tasbih di Bulan Ramadhan

Pertanyaan

Bismillah

  • apakah ada anjuran sholat tasbih dibulan ramadhan???

Jawaban

Para ulama berbeda pendapat cukup tajam mengenai keabsahan shalat tasbih, terutama karena status hadis yang menjadi landasannya. Sebagian ahli hadis menilai riwayat tentang shalat ini lemah dan tidak cukup kuat untuk dijadikan dasar amalan rutin. Namun, ulama lain berpendapat bahwa hadis tersebut memiliki beberapa jalur periwayatan yang saling menguatkan, sehingga dapat diterima dan diamalkan sebagai sarana penghapus dosa bagi kaum Muslimin.

Dasar pelaksanaan shalat tasbih merujuk pada hadis Rasulullah ﷺ yang ditujukan kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib radhiyallahu ‘anhu. Dalam hadis tersebut, Rasulullah ﷺ menawarkan sepuluh keutamaan berupa ampunan dosa, baik yang lama maupun yang baru, yang disengaja maupun tidak disengaja, yang kecil maupun besar, serta yang tersembunyi maupun terang-terangan. Tata cara shalatnya terdiri dari empat rakaat terdiri 300 tasbih, dengan bacaan tasbih sebanyak 75 kali di setiap rakaat, yang dibagi pada berbagai posisi shalat mulai dari berdiri, rukuk, duduk, dan sujud.

Meskipun keutamaan yang dijanjikan terlihat sangat besar, sebagian ulama memilih bersikap hati-hati dan tidak mengamalkannya karena bentuk shalat ini dinilai menyelisihi kaidah umum shalat sunnah. Pendapat yang banyak dikuatkan oleh para peneliti hadis menyatakan bahwa riwayat shalat tasbih memiliki kelemahan sanad sehingga tetap berada dalam wilayah khilaf, dan tidak mencela yang melakukannya. Terkait pelaksanaannya di bulan Ramadan, tidak ada dalil khusus yang mengaitkannya dengan bulan tersebut atau malam tertentu seperti Lailatul Qadar. Oleh karena itu, memperbanyak istighfar serta menjaga shalat sunnah yang telah jelas kesahihannya, seperti tahajud, dhuha, tarawih, dan witir, dipandang lebih utama, lebih aman, dan lebih selamat dalam rangka meraih ampunan Allah. Wallahu a’lam. Barakallahufikum

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
Arsip Tanya Jawab
t.me/wahdahpinrang/2720

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *