DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Doa Dimudahkan Jodoh Impian

Soal 291: Doa Dimudahkan Jodoh Impian

Pertanyaan

Ust apakah ada doa agar di mudahkan untuk dipertemukan oleh bidadari impian kita?

Jawaban

Tidak ada doa khusus dengan lafaz tertentu untuk “dipertemukan dengan bidadari impian”, namun syariat membolehkan dan menganjurkan seorang hamba untuk berdoa meminta pasangan yang saleh atau salehah, karena doa adalah ibadah dan bentuk pengakuan akan kebutuhan kepada Allah Ta’ala. Nabi ﷺ bersabda: “Doa itu adalah ibadah” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah). Para ulama menjelaskan bahwa seorang muslim boleh meminta kepada Allah apa saja yang ia butuhkan, termasuk pasangan hidup yang baik, selama tidak mengandung makna yang haram atau melampaui batas.

Doa yang paling jelas dan diajarkan langsung dalam Al-Qur’an terkait pasangan adalah: “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk mata kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. Al-Furqan: 74). Ayat ini menunjukkan bahwa pasangan yang menjadi “penyejuk mata” adalah pasangan yang taat kepada Allah, berakhlak baik, dan membawa ketenangan hati di dunia serta kebaikan di akhirat, bukan sekadar indah secara lahiriah.

Selain itu, Nabi ﷺ mengarahkan umatnya agar memprioritaskan agama dalam urusan pasangan. Beliau bersabda: “Wanita dinikahi karena empat perkara: hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah yang beragama, niscaya engkau beruntung” (HR. al-Bukhari dan Muslim). Hadis ini menjadi pedoman bahwa jika seseorang ingin dipertemukan dengan pasangan yang diibaratkan ‘bidadari’ dalam makna kebaikan dan keindahan hakiki, maka hendaknya ia berdoa meminta pasangan yang beragama dan sekaligus berusaha memperbaiki diri agar layak dipertemukan dengan kebaikan tersebut.

Sebagai nasehat dari orang-orang bijak, siapa pun yang menginginkan pasangan dengan sifat-sifat ideal seperti seorang laki-laki yang menginginkan wanita cantik, ceria, cerdas, salehah, berkecukupan, dan berakhlak mulia, hendaknya terlebih dahulu menoleh kepada dirinya sendiri, memperbaiki iman, akhlak, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam taat kepada Allah. Karena kebaikan biasanya dipertemukan dengan kebaikan. Demikian pula seorang wanita yang menginginkan laki-laki yang saleh, tampan, penyayang, bertanggung jawab, mapan, dan berakhlak baik, hendaknya ia pun memperbaiki dirinya dalam ketaatan, kesabaran, dan adab. Nabi ﷺ menegaskan bahwa standar utama dalam pasangan adalah agama dan akhlak (HR. al-Bukhari dan Muslim), sehingga doa meminta pasangan terbaik seharusnya selalu disertai dengan usaha serius untuk menjadi pribadi yang pantas bagi kebaikan yang diharapkan. Wallahu a’lam. Barakallahufikum

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *