Mengapa Ibadah Terasa Berat di Bulan Ramadan: Penyebab dan Cara Menguatkan Hati
Soal 27: Mengapa Ibadah Terasa Berat di Bulan Ramadan: Penyebab dan Cara Menguatkan Hati
Pertanyaan
Afwan Ustadz Izin Bertanya
BAARAKALLAHU FIIKUM
•Kenapa Ketika Ramadhan datang, tapi hati masih berat beribadah?
Seperti Menjaga Sholat 5 waktu,Terkadang Hanya Sholat Tarwih saja kebanyakan yang di kerjakan 🙏🏻
Jawaban
Beratnya hati dalam beribadah saat Ramadan adalah hal yang banyak dialami orang. Ulama menjelaskan bahwa iman itu memang naik turun; ada masa seseorang merasakan semangat dan ada masa ia mengalami futur atau kelemahan. Ketika hati jauh dari dzikir, tadabbur, dan niat yang kuat, ibadah terasa semakin berat. Ramadan sendiri adalah bulan yang menguji keteguhan jiwa, sehingga rasa “berat” bukan berarti seseorang buruk, tetapi tanda bahwa hati perlu diperbaiki dan dikuatkan kembali.
Selain itu, Ulama menyebutkan bahwa salah satu penyebab beratnya ibadah adalah godaan dan waswas yang mengganggu hati. Walaupun para setan dibelenggu di Ramadan, tetapi hawa nafsu dan kebiasaan lama tetap bekerja. Jika seseorang tidak membiasakan diri dengan disiplin dan mujahadah (bersungguh-sungguh melawan hawa nafsu), maka menjaga shalat lima waktu bisa terasa lebih sulit daripada melaksanakan ibadah yang sifatnya musiman seperti tarawih.
Cara mengatasi hal ini adalah dengan menjaga niat, memulai dari amalan yang terus-menerus, serta memperbanyak doa agar Allah memudahkan hati untuk taat. Konsistensi dalam shalat lima waktu lebih penting daripada ibadah tambahan. Ramadan adalah kesempatan memperbaiki hubungan dengan Allah secara bertahap, bukan harus langsung sempurna. Yang penting adalah terus berusaha, memperbaiki niat, dan mendekat kepada Allah sedikit demi sedikit, dengan penuh harapan kepada-Nya. Barakallahufikum
Wallahu a’lam
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
