DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Hukum Shalat Isyraq bagi Wanita yang Dikerjakan di Rumah

Soal 172: Hukum Shalat Isyraq bagi Wanita yang Dikerjakan di Rumah

Pertanyaan:

Apakah boleh seorang wanita melaksanakan shalat Isyraq di rumah dan tidak di masjid?

Jawaban:

Boleh bagi seorang wanita melaksanakan shalat Isyraq di rumah, dan shalat tersebut sah serta berpahala. Shalat Isyraq pada hakikatnya adalah shalat sunnah Dhuha yang dikerjakan di awal waktunya, yaitu setelah matahari terbit dan naik setinggi tombak. Dalam syariat Islam, wanita lebih dianjurkan untuk melaksanakan shalat di rumahnya, karena itu lebih menjaga kehormatan dan lebih utama baginya, sebagaimana kaidah umum dalam ibadah shalat wanita.

Adapun hadits yang menyebutkan keutamaan shalat Isyraq dengan duduk di masjid setelah shalat Subuh berjamaah hingga terbit matahari, maka itu merupakan keutamaan tambahan bagi yang melaksanakannya dengan tata cara tersebut. Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa shalat Subuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti haji dan umrah yang sempurna” (HR. at-Tirmidzi). Hadits ini menunjukkan keutamaan amalan tersebut, namun tidak menjadi syarat sahnya shalat Isyraq harus di masjid.

Ulama menjelaskan bahwa wanita yang mengerjakan shalat Isyraq di rumah tetap mendapatkan pahala shalat sunnah Dhuha. Keutamaan duduk di masjid setelah Subuh adalah kemudahan khusus agar tetap terjaga untuk mengerjakan shalat isyraq, sedangkan shalatnya tetap sah dan berpahala jika dilakukan di rumah. Barakallahufikum. Wallahu a’lam

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *