๐Ÿ“… Thursday, 29 October 2026 • DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Pinrang
Artikel

Hukum Seputar Membaca Doa Iftitah dalam Shalat Tarawih

๐Ÿ—“๏ธ March 12, 2026 โœ๏ธ Akbar ๐Ÿ‘๏ธ 7x dibaca

Soal 82: Hukum Seputar Membaca Doa Iftitah dalam Shalat Tarawih

Pertanyaan

Bismillah afwan ustadzku mau bertanya.. mengenai doa iftitah dalam sholat tarwih.. apakah lebih utama di baca sekali di rakaat pertama.. atau di baca berulang setiap rakaat selanjutnyaโ€ฆdan doa iftitah yg mana yg utama dibaca untuk sholat tarawih..syukron jazaakallahu khair

Jawaban

Doa iftitah dalam shalat Tarawih hukumnya sunnah sebagaimana pada shalat-shalat lainnya. Yang lebih utama menurut ulama adalah membaca doa iftitah setiap kali memulai shalat, yaitu pada rakaat pertama dari setiap dua rakaat Tarawih, karena Tarawih dikerjakan dengan salam setiap dua rakaat. Hal ini berdasarkan keumuman sunnah Nabi ๏ทบ yang selalu membuka shalat dengan doa iftitah, sebagaimana dalam hadis Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, ketika beliau bertanya kepada Nabi ๏ทบ tentang bacaan antara takbir dan Al-Fatihah, lalu Nabi ๏ทบ menyebutkan doa iftitah (HR. Muslim). Adapun membaca doa iftitah berulang pada rakaat kedua dalam satu shalat (tanpa salam) tidak disyariatkan.

Namun, jika seseorang hanya membaca doa iftitah sekali saja di awal shalat Tarawih (misalnya pada rakaat pertama saja dari seluruh rangkaian Tarawih), maka shalatnya tetap sah dan tidak berdosa, karena doa iftitah bukan rukun dan bukan kewajiban. Akan tetapi, yang lebih sempurna dan sesuai sunnah adalah membacanya setiap memulai shalat baru, sebab Nabi ๏ทบ bersabda: โ€œShalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.โ€ (HR. Bukhari). Dan termasuk dari cara shalat Nabi ๏ทบ adalah membuka shalat dengan doa iftitah.

Adapun doa iftitah yang paling utama dibaca dalam shalat Tarawih (dan shalat lainnya) adalah yang kandungannya pujian murni kepada Allah sebagaimana penjelasan Syekh al-Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah. Di antaranya:
ยซุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ูˆูŽุจูุญูŽู…ู’ุฏููƒูŽุŒ ูˆูŽุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงุณู’ู…ููƒูŽุŒ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ุฌูŽุฏู‘ููƒูŽุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุบูŽูŠู’ุฑููƒูŽยป
dan juga:
ยซุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ูƒูŽุจููŠุฑู‹ุงุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุงุŒ ูˆูŽุณูุจู’ุญูŽุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจููƒู’ุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽุฃูŽุตููŠู„ู‹ุงยป.
Setelah itu tingkat berikutnya adalah iftitah yang berisi pengakuan dan berita tentang penghambaan, seperti:
ยซูˆูŽุฌู‘ูŽู‡ู’ุชู ูˆูŽุฌู’ู‡ููŠูŽ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠ ููŽุทูŽุฑูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถูŽ ุญูŽู†ููŠูู‹ุง ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููŠู†ูŽโ€ฆยป.
Kemudian tingkat berikutnya adalah iftitah yang berupa doa permohonan, seperti:
ยซุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุจูŽุงุนูุฏู’ ุจูŽูŠู’ู†ููŠ ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุงูŠูŽ ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุนูŽุฏู’ุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุดู’ุฑูู‚ู ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจูโ€ฆยป
Namun semuanya sunnah dan sah dibaca, tidak ada doa iftitah khusus untuk Tarawih. Bisa dibaca kadang satu doa iftitah dan kadang doa iftitah yang lain, divariasikan pada shalat-shalat yang berbeda. Barakallahufikum. Wallahu a’lam

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

๐ŸŒ Ikuti & Kunjungi Media Sosial Resmi Wahdah Islamiyah Pinrang:

#daftarmengajiki'