DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Uncategorized

Cara Tetap Fokus Beribadah Meski Ada Halangan

Soal 48: Cara Tetap Fokus Beribadah Meski Ada Halangan

Pertanyaan

Assalamualaikum bagaimana fokus mau melakukan ibadah kepada allah walaupun ada halangan contoh muntah dan lain lain? Dan apakah boleh lanjutkan kembali saat sholat karena muntah dan overthinking

Jawaban

Untuk tetap fokus beribadah meskipun ada halangan seperti muntah atau kondisi fisik yang tidak nyaman, seorang muslim dianjurkan untuk mengingat firman Allah: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. Al-Baqarah: 286). Artinya, gangguan fisik seperti muntah, lemah, atau sakit bukan penghalang untuk tetap mendapat pahala ibadah, selama hati tetap berniat dan berusaha semampunya.

Jika seseorang sedang shalat lalu muntah atau mengalami overthinking yang berat hingga tidak mampu melanjutkan dengan tenang, maka ia boleh menghentikan shalat sejenak untuk membersihkan diri atau menenangkan pikiran, kemudian memulai kembali shalatnya setelah siap. Ini termasuk bagian dari rukhsah (keringanan) karena Allah memerintahkan hamba-Nya beribadah sesuai kemampuan dan tidak memaksakan diri di tengah kondisi yang berat.

Jika seseorang mengalami muntah atau ketidaknyamanan, ia boleh menyesuaikan ibadah sesuai kondisi. Dalam shalat, misalnya, Nabi bersabda: “Shalatlah kamu berdiri, jika tidak mampu maka duduk, jika tidak mampu maka berbaring” (HR. Bukhari). Hadis ini menjadi dalil bahwa ibadah tidak gugur karena halangan fisik; yang diperintahkan adalah melakukan ibadah sebatas kemampuan, jika memang benar-benar tidak mampu setelah berusaha maksimal. Jika muntah dan ingin bersuci ulang, maka lakukan secara tenang tanpa merasa terbebani, karena kesulitan justru kadang menambah pahala.

Untuk menjaga kekhusyukan, dianjurkan banyak berzikir dan memohon perlindungan dari gangguan was-was, sebagaimana firman Allah: “Dan jika syaitan mengganggumu dengan suatu godaan, maka berlindunglah kepada Allah” (QS. Al-A’raf: 200). Setelah hambatan hilang, lanjutkan ibadah dengan hati yang tenang. Allah Maha Mengetahui setiap usaha kecil yang dilakukan hamba-Nya, dan setiap kesulitan dalam beribadah akan dicatat sebagai kebaikan bila disertai niat yang tulus. Barakallahufikum

Wallahu a’lam

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang

Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *