Syaikh Muhammad Yahya At-Thohir Tekankan Kemuliaan Al-Qur’an pada Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
JAKARTA-Al-Qur’an merupakan karunia dan cahaya terbesar yang diturunkan Allah SWT kepada manusia, di mana kemuliaan Rasulullah SAW sebagai nabi paling mulia pun tak lepas dari wahyu tersebut. Hal ini disampaikan oleh Syaikh Muhammad Yahya At-Thohir, Dewan Hakim Musabaqah Hifdzul Qur’an Tingkat Internasional, dalam ceramahnya yang menegaskan bahwa mengajarkan Al-Qur’an adalah amalan paling mulia karena mengajarkan sesuatu yang sangat agung.
Pesan tersebut disampaikan dalam acara Tabligh Akbar Nasional yang menjadi penanda pembukaan Muktamar ke-V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (22/8/2026). Selain mendengarkan ceramah keagamaan, perhelatan akbar ini juga dirangkaikan dengan prosesi wisuda bagi 10.000 guru Al-Qur’an.
Turut hadir memberikan tausiyah, Pembina Majelis Rasulullah, Habib Nabiel Al Musawa, menyampaikan bahwa isi Al-Qur’an sangat sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern, mulai dari teknologi pesawat jet hingga penemuan sains tentang bintang. Habib Nabiel juga mengingatkan kembali betapa dekatnya para sahabat dengan Al-Qur’an. Beliau merujuk pada riwayat Imam Muslim mengenai Rasulullah SAW yang memperpanjang bacaannya saat salat tahajud, hingga membuat para sahabat enggan berpaling dan ingin terus mendengarkannya.
