Menteri Agama: Wahdah Islamiyah, Ormas Baru Tapi Bisa Mendatangkan Ribuan Massa Dari Seluruh Indonesia
JAKARTA — Menteri Agama mengaku merinding melihat ribuan guru Al-Qur’an dari berbagai daerah yang berkumpul dalam Tabligh Akbar Nasional pembukaan Muktamar ke-V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (22/8/2026). Ia mengapresiasi Wahdah Islamiyah sebagai organisasi masyarakat (ormas) yang relatif baru namun mampu mendatangkan ribuan massa dari seluruh Indonesia dengan didasari satu kepentingan bersama, yaitu memuliakan Al-Qur’an.
Pemerintah menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas sumbangsih nyata berupa penyediaan 10.000 guru Al-Qur’an yang siap membebaskan masyarakat dari buta huruf Al-Qur’an hingga ke pelosok negeri. Kehadiran para pengajar, baik laki-laki maupun perempuan, dinilai menjadi langkah konkret dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tanah air.
Menteri Agama juga menyoroti momentum pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat strategis karena diapit dua peristiwa besar, yakni Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Kelahiran Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam. Kehadiran ribuan pengajar Al-Qur’an ini dinilai mencerminkan dua dimensi utama yang saling menguatkan, yaitu dimensi nasionalisme dan dimensi keagamaan.
Acara yang berpusat di Masjid Istiqlal ini sekaligus menjadi momen bersejarah dengan dilaksanakannya wisuda bagi 10.000 guru Al-Qur’an tersebut sebelum mereka diterjunkan ke seluruh penjuru Indonesia.
