DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Keutamaan Setelah Subuh di Ramadan: Tilawah Sampai Syuruq atau Ta’lim Ba’da Subuh?

Soal 124: Keutamaan Setelah Subuh di Ramadan: Tilawah Sampai Syuruq atau Ta’lim Ba’da Subuh?

Pertanyaan

afwan ustadz..
mana lebih afdhal dilakukan dibulan ramadhan setelah sholat subuh.. mengaji sampai tiba syuruq atau mengikuti ta’lim ba’da shubuh sampai syuruq.. syukron jazaakallahu khair

Jawaban

Duduk berdzikir dan membaca Al-Qur’an setelah shalat Subuh hingga terbit matahari (syuruq) merupakan amalan yang sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan besar, terlebih di bulan Ramadan. Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa shalat Subuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti pahala haji dan umrah yang sempurna.” (HR. Tirmidzi). Membaca Al-Qur’an termasuk dzikir yang paling utama, dan Allah berfirman: “Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia” (QS. Al-Baqarah: 185), sehingga mengisi waktu pagi dengan tilawah termasuk amalan yang sangat afdhal.

Adapun mengikuti ta‘lim atau majelis ilmu ba‘da Subuh hingga syuruq juga merupakan ibadah yang agung dan berpahala besar. Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim). Dalam hadis lain disebutkan bahwa suatu kaum yang berkumpul di rumah Allah untuk membaca Kitab Allah dan saling mempelajarinya, akan diturunkan kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, dan Allah menyebut mereka di sisi-Nya (HR. Muslim). Hal ini menunjukkan bahwa majelis ta‘lim termasuk dzikir dan ibadah yang sangat utama.

Yang lebih afdhal dilihat dari kondisi saat itu, karena setiap muslim tetap butuh ilmu dan juga butuh tilawah. Solusi terbaik bila memungkinkan adalah menggabungkan: ikut ta‘lim ba‘da Subuh lalu setelah itu melanjutkan dzikir dan tilawah. Jika tidak bisa, pilih yang paling memperbaiki keadaan hari itu: bila butuh bimbingan dan faidah ta‘lim, dahulukan ta‘lim; bila lebih butuh khusyuk dengan Al-Qur’an, dahulukan tilawah sampai syuruq, dengan tetap menjaga adab tidak menampakkan diri membaca Al-Qur’an di tengah majelis ta‘lim, dan jika memilih tilawah, lakukan di tempat yang tidak terlihat atau agak menjauh agar tidak mengganggu pemateri dan jamaah. Barakallahufikum. Wallahu a’lam

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *