Keutamaan Majelis Ilmu bagi yang Terhalang karena Bertugas Zakat Fitrah
Soal 269: Keutamaan Majelis Ilmu bagi yang Terhalang karena Bertugas Zakat Fitrah
Pertanyaan
Bismillah
izin bertanya Ustadz
apakah tetap kita dapat kan keutamaan majelis ilmu apabila di lantai 2 kajian tapi kami di lantai satu lagi piket Zakat Fitrah
Barokallahu laka fii ahlikum wa maalikum
Jawaban
Seseorang yang berniat menghadiri majelis ilmu namun terhalang karena udzur syar‘i dan kewajiban yang dibutuhkan kaum muslimin, seperti piket penerimaan Zakat Fitrah, tetap mendapatkan pahala sesuai dengan niatnya. Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan” (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam penjelasan ulama disebutkan bahwa niat yang jujur untuk melakukan kebaikan, lalu terhalang oleh udzur yang dibenarkan, dicatat sebagai pahala di sisi Allah, karena ia tidak meninggalkan majelis ilmu dengan sengaja, tetapi demi menjalankan amanah yang juga bernilai ibadah.
Hal ini dikuatkan oleh hadis ketika Nabi ﷺ bersabda sepulang dari perang Tabuk: “Sesungguhnya di Madinah ada kaum yang tidaklah kalian menempuh perjalanan dan tidak pula melewati suatu lembah melainkan mereka bersama kalian.” Para sahabat bertanya, “Padahal mereka di Madinah?” Beliau menjawab, “Mereka di Madinah, tertahan oleh udzur” (HR. Bukhari). Hadis ini menjadi dalil bahwa orang yang terhalang dari amal utama karena udzur, namun memiliki niat yang benar, tetap mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya, meskipun keutamaan khusus dari sisi perbuatan langsung tetap milik orang yang hadir secara fisik.
Selain itu, melaksanakan tugas pengelolaan Zakat Fitrah termasuk amal besar yang manfaatnya dirasakan langsung oleh umat. Nabi ﷺ juga bersabda bahwa jika seorang hamba biasa melakukan suatu amal lalu ia sakit atau safar, maka dicatat baginya pahala seperti ketika ia melakukannya dalam keadaan sehat dan mukim (HR. Bukhari). Dengan demikian, orang yang bertugas di lantai bawah sementara kajian berlangsung di lantai atas, selama ia ikhlas, berharap pahala, dan sebenarnya ingin menghadiri majelis ilmu, maka ia menggabungkan dua kebaikan sekaligus: niat menuntut ilmu dan amal pelayanan kepada kaum muslimin, yang keduanya bernilai ibadah di sisi Allah. Sebisa mungkin untuk menyaksikan rekaman livenya, atau menyambungkan sound sistem di lantai bawah agar terdengar juga, meskipun ilmu yang didapat tidak seperti yang mendengar secara langsung seksama. Wallahu a’lam. Barakallahufikum
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
Arsip Tanya Jawab
t.me/wahdahpinrang/2720
