Cara Meraih Lailatul Qadr Berdasarkan Tuntunan Rasulullah ﷺ
Soal 251: Cara Meraih Lailatul Qadr Berdasarkan Tuntunan Rasulullah ﷺ
Pertanyaan
Assalamualaikum Wr.Wabarakkatuh,saya menyakan bagaimana cara mendapatkan malam lailtul qadr,🙏🙏
Jawaban
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Cara mendapatkan Lailatul Qadr adalah dengan bersungguh-sungguh menghidupkan seluruh lsepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Rasulullah ﷺ memerintahkan umatnya untuk mencarinya pada waktu tersebut sebagaimana sabdanya: “Carilah Lailatul Qadr pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan” (HR. Bukhari dan Muslim). Kesungguhan ini dilakukan dengan menghidupkan malam melalui shalat, dzikir, dan ibadah lainnya, karena malam tersebut tidak diketahui secara pasti agar seorang Muslim terus beribadah dan tidak bergantung pada satu malam tertentu saja.
Amalan paling utama pada malam Lailatul Qadr adalah qiyamul lail termasuk di dalamnya shalat tarawih, witir, dan shalat malam secara umum, dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa menegakkan shalat pada malam Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhari dan Muslim). Selain shalat malam, memperbanyak membaca Al-Qur’an sangat dianjurkan karena Al-Qur’an diturunkan pada malam tersebut, sebagaimana firman Allah bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam yang penuh keberkahan, yang dijelaskan oleh para ulama sebagai Lailatul Qadr.
Doa yang paling dianjurkan pada malam-malam tersebut adalah doa memohon ampunan, sebagaimana diajarkan Rasulullah ﷺ ketika Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya tentang doa yang dibaca jika mendapati Lailatul Qadr. Beliau bersabda: “Ucapkanlah: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Bersamaan dengan itu, seorang Muslim dianjurkan menjauhi perbuatan maksiat dan menjaga keikhlasan, serta fokus beribadah karena ampunan dan keutamaan Lailatul Qadr diberikan kepada hamba yang benar-benar menghadap kepada Allah dengan hati yang tunduk, penuh cinta dan penuh harap serta penuh takut.
Usaha mencari Lailatul Qadr dapat dianalogikan seperti petani yang menunggu hujan untuk tanamannya, ia tidak tahu hari turunnya hujan yang paling membawa manfaat sehingga ia tetap merawat ladangnya setiap hari; seperti murid yang menghadapi ujian penting tanpa tahu soal mana yang akan keluar sehingga ia belajar seluruh materi dengan sungguh-sungguh; dan seperti pencari mutiara yang menyelam berulang kali ke laut karena tidak tahu di selaman ke berapa mutiara itu ditemukan, begitupun diberikan 10 kunci untuk membuka berangkas yang dipenuhi emas dan intan, maka ia akan mengambil semua kunci itu, dan analogi lainnya menunjukkan bahwa karena Lailatul Qadr dirahasiakan waktunya, maka jalan untuk meraihnya adalah dengan kesungguhan, konsistensi, dan kesabaran dalam menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan dengan ibadah ketaatan amalan saleh. Wallahu a’lam. Barakallahufikum
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
Arsip Tanya Jawab
t.me/wahdahpinrang/2720
