DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Tinjauan Amalan dan Keutamaan Malam Nuzulul Qur’an

Soal 227: Tinjauan Amalan dan Keutamaan Malam Nuzulul Qur’an

Pertanyaan

Disebutkan bahwa Nuzūlul Qur’an adalah peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad ﷺ, yaitu QS. Al-‘Alaq ayat 1–5, yang terjadi pada malam 17 Ramadhan, dan peringatannya dimulai ba’da Maghrib malam Jum’at. Dalam poster juga disebutkan bahwa pada malam tersebut terdapat banyak amalan sunnah yang dianjurkan, seperti: Memperbanyak membaca Al-Qur’an – Memperbanyak doa, karena pintu-pintu langit dibuka – Membaca shalawat, termasuk Shalawat Badar – Bertawassul kepada 313 Ahlul Badar, dan lainnya
Tabe, ustadz: mohon penjelasannya

Jawaban

Pertama, Para ulama sepakat bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan sebagaimana firman Allah, “Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an” (QS. Al-Baqarah: 185), namun mereka berbeda pendapat dalam rincian waktunya. Dalil yang paling kuat menunjukkan keterkaitan turunnya Al-Qur’an dengan Lailatul Qadr, sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam Lailatul Qadr” (QS. Al-Qadr: 1) dan “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi” (QS. Ad-Dukhan: 3), serta hadits sahih yang menyatakan bahwa Lailatul Qadr berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Adapun pendapat yang menyebutkan wahyu pertama turun pada 17 Ramadan didasarkan pada penafsiran sebagian ulama terhadap “yaumal furqan” dalam QS. Al-Anfal: 41 yang bertepatan dengan Perang Badar, serta riwayat-riwayat dalam sebagian kitab sirah yang menyebut turunnya QS. Al-‘Alaq 1-5 pada malam tersebut dan kesesuaian tanggalnya dengan hari terjadinya Perang Badar, namun pada tahun yang berbeda (sekitar belasan tahun). Akan tetapi, hal ini tidak didasarkan pada hadits sahih yang tegas dari Nabi ﷺ, melainkan merupakan ijtihad sebagian ulama dan kesimpulan sebagian ahli sirah. Karena itu, pendapat yang lebih kuat adalah mengompromikan seluruh dalil, yaitu bahwa Al-Qur’an diturunkan sekaligus dari Lauhul Mahfuz ke langit dunia pada Lailatul Qadr di bulan Ramadan, kemudian diturunkan secara berangsur kepada Nabi ﷺ, dengan awal wahyu berupa QS. Al-‘Alaq 1-5 di bulan Ramadan tanpa penetapan tanggal yang pasti, sehingga tidak dibenarkan mengkhususkan malam 17 Ramadan dengan keyakinan adanya keutamaan atau amalan ibadah tertentu.

Kedua, amalan seperti membaca Al-Qur’an, berdoa, berdzikir, dan bershalawat adalah amalan yang disyariatkan kapan saja, terlebih di bulan Ramadan, berdasarkan sabda Nabi ﷺ: “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh” (HR. Tirmidzi). Juga sabda beliau ﷺ: “Doa adalah ibadah” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Namun mengkhususkan satu malam tertentu seperti malam Nuzulul Qur’an dengan keyakinan adanya keutamaan khusus atau amalan khusus tanpa dalil yang sahih dari Al-Qur’an dan Sunnah termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya. Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa mengada-adakan dalam urusan kami ini sesuatu yang bukan darinya, maka amalan itu tertolak” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketiga, terkait bertawassul kepada 313 Ahlul Badar atau membaca shalawat tertentu dengan keyakinan adanya keutamaan khusus, para ulama menjelaskan bahwa tawassul yang disyariatkan adalah tawassul dengan nama dan sifat Allah, dengan amal saleh, atau dengan doa orang saleh yang masih hidup. Adapun tawassul dengan zat, kedudukan, atau nama orang-orang tertentu termasuk Ahlul Badar tidak memiliki dasar dari Nabi ﷺ dan para sahabat radhiyallahu ‘anhum sehingga tidak disyariatkan. Oleh karena itu, keutamaan yang benar adalah memperbanyak ibadah secara umum di bulan Ramadan, tanpa mengkhususkan malam tertentu kecuali yang telah ditetapkan dalilnya, seperti malam-malam yang diharapkan Lailatul Qadr yaitu di 10 malam terakhir Ramadan. Wallahu a’lam. Barakallahufikum

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *