DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Hukum Qadha Puasa dalam Perbedaan Penetapan Idulfitri

Soal 310: Hukum Qadha Puasa dalam Perbedaan Penetapan Idulfitri

Pertanyaan

Izin bertanya ust, pertanyaan dari teman ana ust,, kita (Umum) dengan muhammadiyah berbeda start awal puasanya maka muhammadiyah yg dluan lebaran, jadi misalnya ada seorang yang start puasa ikut muhammadiyah trus punya 1 hari kalla puasa ust dan mengganti d akhir hari ramadhan hari 29 atau 30 tpi ikut lebaran sholat id (muhammadiyah) dalam keadaan qadha puasa, karna ikut hari pemerintah puasa yg mna bsoknya lebaran maka otomatis habis hutang puasanya ust, jdi hukumnya bagaimana itu ust,,?
Barakallahu fiik

Jawaban

Dalam kasus perbedaan penetapan awal dan akhir Ramadan antara Muhammadiyah dan pemerintah, kaidah fikih yang berlaku adalah bahwa puasa dan Idulfitri mengikuti penetapan yang diyakini dan diikuti oleh seseorang secara konsisten. Apabila seseorang sejak awal memilih mengikuti Muhammadiyah, maka awal Ramadan dan hari rayanya ditetapkan sesuai dengan keputusan tersebut, dan ia tidak berpindah mengikuti penetapan lain di tengah jalan.

Jika orang tersebut memiliki utang puasa satu hari, lalu berniat mengqadhanya pada hari yang menurut Muhammadiyah telah ditetapkan sebagai hari Idulfitri, maka qadha puasa tersebut tidak sah. Hal ini karena hari Idulfitri adalah hari yang diharamkan untuk berpuasa, baik puasa wajib maupun puasa sunnah, sehingga tidak boleh digunakan untuk mengqadha puasa Ramadan.

Apabila qadha puasa itu dilakukan pada hari yang menurut keyakinan pribadinya masih termasuk Ramadan, sementara Muhammadiyah telah menetapkan hari tersebut sebagai Idulfitri, maka ia berarti tidak konsisten dalam mengikuti satu penetapan. Dalam kondisi seperti ini, yang lebih tepat adalah menetapkan Idulfitri sesuai dengan keputusan yang ia ikuti, sementara utang puasa tetap wajib diganti pada hari setelah Idulfitri, bukan di dalam bulan Ramadan bukan pula di hari idulfitri. Soal terkait bisa merujuk ke nomor soal 106, 108, 109, 214, 250, dan 292. Wallahu a’lam. Barakallahufikum

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
Arsip Tanya Jawab
t.me/wahdahpinrang/2720

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *