Sedekah yang Paling Utama di Bulan Ramadan
Soal 147: Sedekah yang Paling Utama di Bulan Ramadan
Pertanyaan
Afwan ust, yang mana lebih baik dari sedekah yang ada di bulan ramadan, apalagi banyak sekali modelnya, ada media dakwah, memberi makan buka dan sahur, untuk panti asuhan, untuk masjid untuk lainnya?
Jawaban
Sedekah di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar dibandingkan bulan-bulan lainnya. Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah ﷺ lebih dermawan daripada angin yang berhembus, dan kedermawanan beliau semakin bertambah ketika Ramadan (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Ini menunjukkan bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak sedekah dan seluruh amal kebaikan.
Al-Qur’an mendorong kaum mukminin untuk bersegera dalam infak dan kebaikan dengan balasan yang berlipat ganda. Allah Ta‘ala berfirman: “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji” (QS. Al-Baqarah: 261). Ayat ini menunjukkan bahwa keutamaan sedekah tidak semata ditentukan oleh bentuknya, tetapi oleh keikhlasan dan besarnya manfaat yang dihasilkan bagi hamba-hamba Allah.
Memberi makan orang yang berpuasa, baik untuk berbuka maupun sahur, termasuk sedekah yang sangat utama di bulan Ramadan karena berkaitan langsung dengan ibadah puasa. Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa memberi makan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun” (HR. At-Tirmidzi). Sedekah ini menggabungkan dua keutamaan sekaligus: menolong kebutuhan pokok kaum muslimin dan membantu mereka menguatkan ibadah di bulan Ramadan, sehingga sangat dianjurkan ketika kebutuhan tersebut mendesak.
Selain memberi makan, sedekah air juga termasuk sedekah yang paling utama. Ketika Sa‘d bin ‘Ubadah radhiyallahu ‘anhu bertanya kepada Nabi ﷺ tentang sedekah yang paling utama, beliau menjawab: “Memberi air” (HR. Abu Dawud). Hal ini karena air adalah kebutuhan paling dasar bagi kehidupan. Sedekah air mencakup memberi minum langsung, menyediakan sarana air bersih, hingga menggali sumur, dan termasuk sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Adapun sedekah untuk dakwah, penyebaran ilmu, masjid, anak yatim, dan sarana kebaikan lainnya juga memiliki keutamaan yang sangat besar, terutama jika manfaatnya berkelanjutan. Nabi ﷺ bersabda: “Jika manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya” (HR. Muslim). Sedekah dalam bidang dakwah dan ilmu termasuk amal jariyah karena pahalanya terus mengalir karena ilmu itu diajarkan dan diamalkan.
Ulama juga menjelaskan bahwa tidak ada satu bentuk sedekah yang mutlak paling utama dalam setiap keadaan. Sedekah yang paling utama adalah yang paling ikhlas, paling dibutuhkan pada waktunya, dan paling besar manfaatnya. Nabi ﷺ bersabda: “Sedekah yang paling utama adalah sedekah ketika engkau dalam keadaan sehat, kikir, berharap kaya dan takut miskin” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Karena itu, terkadang memberi makan atau sedekah air lebih utama ketika kebutuhan mendesak, dan di waktu lain mendukung dakwah, masjid, anak yatim, atau kebutuhan medis kaum muslimin menjadi lebih utama. Menggabungkan beberapa bentuk sedekah sesuai kemampuan dan kebutuhan umat adalah pilihan yang sangat baik, dan mendahulukan kebutuhan yang paling mendesak itulah yang paling utama di sisi Allah. Barakallahufikum. Wallahu a’lam
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
