Niat Shalat Tarawih: Apakah Harus Diperbarui Setiap Dua Rakaat?
Niat Shalat Tarawih: Apakah Harus Diperbarui Setiap Dua Rakaat?
Pertanyaan
Bismillah, izin bertanya Ustadz.
Apakah dalam shalat Tarawih niat perlu dihadirkan kembali setiap selesai dua rakaat (setelah salam), atau cukup satu niat untuk seluruh rangkaian shalat Tarawih?
(Fulan)
Jawaban
Dalam shalat Tarawih, niat perlu dihadirkan kembali setiap kali memulai shalat dua rakaat setelah salam, dan tidak cukup satu niat untuk seluruh rangkaian Tarawih. Sebab Tarawih pada hakikatnya adalah shalat sunnah malam yang dikerjakan dua rakaat dua rakaat, sebagaimana sabda Nabi ﷺ: “Shalat malam itu dua rakaat dua rakaat.” (HR. al-Bukhari dan Muslim). Karena setiap dua rakaat dipisahkan oleh salam, maka ia dihukumi sebagai satu shalat tersendiri, sehingga saat memulai dua rakaat berikutnya dibutuhkan niat baru ketika hendak takbiratul ihram.
Niat tempatnya di hati dan mengikuti ibadah yang sedang dikerjakan. Setelah salam, satu shalat telah selesai; ketika berdiri lagi berarti memulai shalat baru, maka niatnya pun diperbarui, tanpa perlu dilafalkan. Anggapan cukup satu niat untuk seluruh rangkaian Tarawih tidak tepat, karena tidak ada shalat sunnah yang disyariatkan dengan satu niat mencakup beberapa shalat yang dipisahkan salam. Jadi yang benar, tiap dua rakaat Tarawih diniatkan tersendiri, dan ini ringan karena niat adalah amalan hati. Barakallahufikum. Wallahu a’lam
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
Arsip Tanya Jawab
t.me/wahdahpinrang/2720
