Saat Hati Terasa Keras dan Jalan Perubahan Terasa Berat
Soal 235: Saat Hati Terasa Keras dan Jalan Perubahan Terasa Berat
Pertanyaan
Assalamualaikum tabe ustadz dih saya minta motivasi dari ustadz ketika hati keras saat susah berubah jadi lebih baik
Jawaban
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Ketika seorang hamba merasakan hatinya keras dan sulit berubah menjadi lebih baik, itu sejatinya adalah peringatan penuh rahmat dari Allah. Allah berfirman (maknanya): “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kebenaran yang telah turun (kepada mereka)” (QS. Al-Hadid: 16). Ayat ini menunjukkan bahwa kerasnya hati bukan akhir segalanya, tetapi tanda agar seorang hamba kembali melembutkan hatinya dengan dzikir, Al-Qur’an, dan mengingat akhirat.
Rasulullah ﷺ juga mengajarkan bahwa hati bisa mengeras karena dosa dan kelalaian, namun obatnya tetap terbuka. Beliau bersabda (maknanya): “Sesungguhnya seorang hamba jika melakukan dosa, maka akan dititikkan satu titik hitam di hatinya…” hingga akhirnya hati menjadi keras jika tidak bertaubat (HR. At-Tirmidzi). Hadits ini memberi harapan bahwa selama seseorang mau berhenti dari dosa dan kembali kepada Allah dengan taubat, hati yang keras bisa kembali bersih dan hidup.
Jangan berputus asa meski perubahan terasa lambat. Rasulullah ﷺ bersabda (maknanya): “Allah lebih gembira dengan taubat seorang hamba-Nya daripada kegembiraan seseorang yang menemukan kembali untanya yang hilang di padang pasir” (HR. Bukhari dan Muslim). Ini menunjukkan bahwa Allah tidak menuntut kesempurnaan seketika, tetapi kejujuran untuk kembali. Teruslah berdoa agar hati dilembutkan, karena Allah Maha Membolak-balikkan hati, dan tidak ada hati yang terlalu keras bagi-Nya untuk Dia perbaiki. Wallahu a’lam. Barakallahufikum
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
