Perbandingan Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Ramadan dan Sepuluh Hari Pertama Zulhijjah
Soal 237: Perbandingan Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Ramadan dan Sepuluh Hari Pertama Zulhijjah
Pertanyaan:
Manakah yang lebih afdhal antara sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah?
Jawaban
Ulama menjelaskan bahwa keutamaan antara sepuluh hari terakhir Ramadan dan sepuluh hari pertama Zulhijjah memiliki perincian. Sepuluh hari terakhir Ramadan lebih utama dari sisi malam-malamnya, dari terbenam matahari hingga terbit fajar shadiq, karena di dalamnya terdapat Lailatul Qadar yang Allah nyatakan lebih baik daripada seribu bulan. Allah Ta’ala berfirman, “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan” (QS. Al-Qadr: 3). Nabi ﷺ juga memberi perhatian khusus pada sepuluh hari terakhir Ramadan dengan meningkatkan ibadah, sebagaimana riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha, “Rasulullah ﷺ bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir Ramadan melebihi kesungguhan beliau pada waktu selainnya” (HR. Muslim). Seluruh 10 malam terakhir bersungguh-sungguh.
Adapun sepuluh hari pertama Zulhijjah lebih utama dari sisi siang harinya, dari terbit fajar shadiq hingga tenggelam matahari, dan di dalamnya terdapat hari Arafah dan hari raya Idul Adha, dari kedua hari ini Ulama menyebutkan sebagai hari terbaik dalam setahun. Nabi ﷺ bersabda, “Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini,” yaitu sepuluh hari pertama Zulhijjah. Para sahabat bertanya, “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali dengan sesuatu apa pun” (HR. Bukhari). Ini menunjukkan bahwa amalan seperti salat, puasa, sedekah, dzikir, dan haji pada sepuluh hari pertama Zulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar, dan mesti bersungguh-sungguh di 10 hari ini juga.
Dengan demikian, meskipun terdapat perincian keutamaan, dapat disimpulkan bahwa dalam setahun sepuluh siang hari terakhir Ramadan lebih utama dibandingkan seluruh siang hari lainnya, kecuali sepuluh siang hari pertama Zulhijjah; dan sepuluh malam pertama Zulhijjah lebih utama dibandingkan seluruh malam dalam setahun, kecuali sepuluh malam terakhir Ramadan. Maka urutan keutamaan dari sisi malam adalah: sepuluh malam terakhir Ramadan, kemudian sepuluh malam pertama Zulhijjah, lalu seluruh malam lainnya dalam setahun. Adapun dari sisi siang hari, urutannya adalah: sepuluh siang hari pertama Zulhijjah, kemudian sepuluh siang hari terakhir Ramadan, lalu seluruh siang hari lainnya dalam setahun. Wallahu a’lam. Barakallahufikum
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
