Menembus Wilayah Tanpa Listrik PLN, DPC Wahdah Islamiyah Duampanua Gelar Baksos Semarak Mukercab di Lampa Toa
PINRANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Wahdah Islamiyah Duampanua melalui Unit Sosial kembali merealisasikan kepeduliannya dengan menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Rihlah Pengurus di Kampung Lampa Toa, Kelurahan Lampa, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Selasa (27/1/2026).
Ketua Unit Sosial DPC Wahdah Islamiyah Duampanua, Pak Halawi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja bidang sosial yang dirangkaikan sebagai agenda pembuka (kick-off) menyongsong Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) IV. Mukercab sendiri dijadwalkan berlangsung pada pekan pertama bulan depan, tepatnya 6 Februari 2026.

Tantangan Infrastruktur di Dataran Tinggi
Kampung Lampa Toa dipilih menjadi lokasi kegiatan dengan pertimbangan khusus. Berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Pinrang, kampung di dataran tinggi ini dihuni oleh sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) yang mayoritas hidup sebagai petani dan pekebun.
Kondisi infrastruktur di wilayah ini cukup terbatas. Hingga saat ini, Kampung Lampa Toa belum tersentuh jaringan listrik PLN. Warga hanya mengandalkan tenaga surya (solar cell) untuk kebutuhan penerangan. Selain itu, wilayah ini merupakan area blank spot (tanpa sinyal seluler), di mana warga harus mencari titik ketinggian tertentu untuk mendapatkan akses komunikasi.
Dipimpin Langsung oleh Murobbi DPC
Di tengah keterbatasan tersebut, rombongan pengurus hadir memberikan pelayanan nyata berupa pembersihan Masjid Jabal Nur dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ustadz Ahmad Mahmud. Hadir dalam kapasitasnya sebagai Murobbi Pengurus DPC Wahdah Islamiyah Duampanua sekaligus Pengurus DPD Wahdah Islamiyah Pinrang, beliau menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk menguatkan soliditas kader.
“Kegiatan ini khusus diadakan untuk mengawali Mukercab. Selain Baksos, ini menjadi ajang Rihlah untuk menyegarkan semangat (ghirah) pengurus sebelum menyusun program kerja nanti,” ujar Ustadz Ahmad Mahmud saat dikonfirmasi.
Kehadiran para pengurus Wahdah Islamiyah di wilayah terpencil ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyah dan memastikan dakwah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di area yang belum teraliri listrik dan sinyal. []

