DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Hukum Shalat Tarawih Bersama Imam Tanpa Mengikuti Witir karena Perbedaan Jumlah Rakaat

Soal 164: Hukum Shalat Tarawih Bersama Imam Tanpa Mengikuti Witir karena Perbedaan Jumlah Rakaat

Pertanyaan

Assalamualaikum,
Afwan ust, bagaimana jika kita shalat tarawih bersama imam tp tidak sholat witir bersama karena sholat tarawihx sampai 20.
Terimakasih🙏🏻

Jawaban

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Jika seseorang shalat tarawih bersama imam tetapi tidak ikut shalat witir bersama imam karena shalat tarawihnya sampai dua puluh rakaat, maka shalatnya tetap sah dan boleh, namun ia kehilangan keutamaan sempurna dari mengikuti imam sampai selesai. Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa shalat bersama imam sampai imam selesai, maka dicatat baginya pahala qiyam satu malam” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa’i).

Namun jika ia berniat untuk mengerjakan witir di akhir malam, maka boleh baginya tidak witir bersama imam. Dalam kondisi ini, ia tetap boleh shalat tarawih bersama imam, lalu mengerjakan witir sendiri di rumah atau di akhir malam, karena Nabi ﷺ bersabda: “Jadikanlah shalat terakhir kalian di malam hari adalah witir” (HR. Bukhari dan Muslim). Akan tetapi, dalam keadaan ini ia tidak mendapatkan keutamaan khusus shalat bersama imam sampai selesai, meskipun tetap mendapatkan pahala tarawih dan witir secara terpisah.

Adapun yang lebih utama, seseorang tetap mengikuti imam sampai witir selesai, kemudian jika ia bangun di akhir malam, ia boleh shalat malam lagi tanpa mengulangi witir, karena Nabi ﷺ bersabda: “Tidak ada dua witir dalam satu malam” (HR. Abu Dawud). Cara ini menggabungkan dua keutamaan: pahala shalat bersama imam sampai selesai dan keutamaan shalat qiyamullail di akhir malam.

Jika seseorang memang ingin mengerjakan 11 rakaat setelah shalat isya di awal malam, maka solusi yang lebih baik adalah mencari masjid yang melaksanakan shalat tarawih berjamaah dengan jumlah rakaat tersebut, sehingga ia dapat shalat bersama imam sampai selesai termasuk witir, dan dengan itu meraih keutamaan mengikuti imam hingga akhir shalat malam. Barakallahufikum. Wallahu a’lam

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *