DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Solusi Cemas Datang Tiba-tiba

Soal 369: Solusi Cemas Datang Tiba-tiba

Pertanyaan

Assalamualaikum ustadz apa obat orang mengalami gangguan cemas (exity) tiba tiba aku mengalami itu padahal dulu tidak mengalami nya?

Jawaban

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.
Mengalami cemas tiba‑tiba bisa terjadi pada siapa saja, dan penyebabnya bisa berasal dari faktor ruhani seperti kurangnya dzikir, jauhnya hati dari ketenangan ibadah, atau gangguan seperti ‘ain dan was‑was, serta faktor duniawi seperti kelelahan, stres, kurang tidur, atau perubahan kondisi tubuh. Karena itu, pengobatan terbaik adalah menggabungkan sebab syar‘i dan sebab medis sekaligus: memperbanyak dzikir, membaca al‑Mu‘awwidzat, menjaga salat, memperbanyak istighfar, serta membaca doa yang diajarkan Nabi ﷺ untuk menghilangkan gelisah dan sedih. Ini semua merupakan sarana yang Allah jadikan sebagai penurun ketegangan dan pembawa ketenangan hati.

Namun, syariat juga memerintahkan kita untuk berobat dengan cara yang benar. Jika kecemasan muncul berulang, mengganggu tidur atau aktivitas, maka tidak mengapa memeriksakan diri ke dokter atau psikolog, karena Nabi ﷺ bersabda: “Berobatlah, wahai hamba‑hamba Allah, karena Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula obatnya.” (HR. Tirmidzi). Menggabungkan doa, dzikir, olahraga aktivitas fisik ringan, menjaga pola hidup, dan pemeriksaan medis bila perlu adalah jalan paling tepat dan sesuai sunnah untuk mengatasi kecemasan. Semoga Allah menenangkan hati dan memberi kesembuhan sempurna. Aamiin.

Doa yang bisa dibaca:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ، وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

(Allahumma innī a‘ūdzu bika minal‑hammi wal‑ḥuzn, wal‑‘ajzi wal‑kasal, wal‑bukhl wal‑jubn, wa ḍala‘id‑dayn, wa ghalabatir‑rijāl)
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sedih dan gelisah, dari lemah dan malas, dari kikir dan pengecut, dari lilitan utang, serta tekanan manusia.” (HR. Bukhari). Wallahu a’lam. Barakallahufikum

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *