DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Sering Kentut Saat Salat, Apakah Yang Harus Dilakukan?

Soal 190: Sering Kentut Saat Salat, Apakah Yang Harus Dilakukan?

Pertanyaan

Bagaimana jika seseorang sering kentut hanya pada saat salat saja . Apakah gangguan jin/penyakit lambung atau bgmna kadar org seperti ini mengulangi salatnya setiap kentut. Kadang2 memimpin salat jg dikantor tpi klo kentut begitu bgmna sedang kt khawatir tmn dibelakang ribut bingung atau ikut bubar?

Jawaban

Sering kentut saat salat pada umumnya bukan gangguan jin, tetapi lebih dekat kepada masalah medis, seperti gangguan lambung, pencernaan, atau kondisi yang dalam fikih disebut da’im al-hadats (hadas yang terus-menerus). Dalam hukum Islam, kentut membatalkan wudhu dan salat, berdasarkan sabda Nabi ﷺ: “Allah tidak menerima salat salah seorang di antara kalian apabila ia berhadas sampai ia berwudhu” (HR Bukhari dan Muslim). Jika kentutnya sesekali dan tidak terus-menerus, maka setiap kali kentut wajib membatalkan salat, berwudhu kembali, lalu mengulang salat dari awal. Tidak boleh melanjutkan salat dalam keadaan hadas.

Namun jika kondisinya berulang dan sulit dikendalikan, hampir setiap salat atau sering terjadi dalam satu waktu, maka ia dihukumi orang yang uzur. Caranya: berwudhu setelah masuk waktu salat, lalu salat sebagaimana biasa, dan kentut yang keluar di tengah salat dimaafkan sampai selesai salat. Akan tetapi, tidak dianjurkan menjadi imam jika mengetahui dirinya sering kentut, karena berpotensi membatalkan salat jamaah dan menimbulkan kekacauan makmum. Jika sedang terlanjur menjadi imam lalu yakin kentut, maka wajib mundur dengan isyarat dan makmum melanjutkan salat. Wallahu a’lam. Barakallahu fikum

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *