Tata Cara Shalat Sunnah Syuruq bagi Wanita
Soal 181: Tata Cara Shalat Sunnah Syuruq bagi Wanita
Pertanyaan
Afwan ustadz meneruskan pertanyaan bagaimana harusnya wanita shalat sunnah syuruq, apakah berdiam diri sehabis shalat subuh dirumah atau bagaimana?
Jawaban
Shalat sunnah syuruq bagi wanita hukumnya sama seperti laki-laki dalam tata caranya, hanya saja pelaksanaannya bagi wanita lebih utama di rumah. Cara yang dianjurkan adalah: setelah shalat Subuh, ia tetap berada di tempat shalatnya di rumah, berdzikir dan mengingat Allah sampai matahari terbit dan naik setinggi satu tombak (sekitar 10–15 menit setelah terbit), kemudian ia shalat dua rakaat. Dalilnya adalah sabda Nabi ﷺ: “Barang siapa shalat Subuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti haji dan umrah sempurna” (HR. Tirmidzi).
Berdiam diri setelah Subuh di sini tidak disyaratkan harus terus-menerus duduk tanpa bergerak sama sekali, tetapi yang dimaksud adalah tidak disibukkan dengan aktivitas duniawi yang memutus dzikir. Bagi wanita di rumah, jika ia tetap menjaga waktu tersebut dengan berdzikir, membaca Al-Qur’an, atau doa, meskipun berpindah tempat karena kebutuhan ringan, hal itu tidak membatalkan harapan mendapatkan keutamaan syuruq. Hal ini masuk dalam makna umum dzikir kepada Allah yang disebutkan dalam hadits.
Jika seorang wanita tidak mampu berdiam diri penuh hingga terbit matahari karena keperluan mendesak (seperti mengurus anak) dan urusan lainnya silakan tetap selalu membasahi lisan dengan dzikir, maka ia setelah itu silakan shalat sunnah setelah matahari naik. Untuk pertanyaan serupa bisa merujuk kembali ke soal 4, dan 75 serta 172. Wallahu a’lam.
Barakallahu fikum
Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/
