DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Hukum Mengembalikan Zakat Fitrah di Antara Mustahiq

Soal 182: Hukum Mengembalikan Zakat Fitrah di Antara Mustahiq

Pertanyaan

Bismillah
Afwan ust
izin brtx 🙏🏻
klw misalkan ada yg zakat fitrah ke kmi.apakah tdk mengapa klw zakat fitrahx sy kmblikan balik krn kmi sma2 fakir miskin.dan apakah klw sy serahkan balik,masih trmasuk sdhmi brzakat ?

Jawaban

Jika seseorang menunaikan zakat fitrah kepada mustahiq, lalu zakat tersebut telah benar‑benar diterima, maka zakat orang yang memberi sudah sah dan telah menunaikan zakatnya serta sudah berpindah kepemilikan kepada mustahiq. Setelah diterima, zakat itu menjadi milik penuh mustahiq dan tidak lagi terkait dengan orang yang menunaikannya, boleh digunakan oleh penerima untuk apa saja.

Apabila kemudian zakat fitrah tersebut dikembalikan atau diserahkan kembali kepada orang yang memberi, karena keduanya sama‑sama fakir atau miskin, maka hal itu dibolehkan dan tidak mengapa. Syaratnya, tidak ada kesepakatan atau niat sejak awal untuk mengembalikannya. Pengembalian tersebut dihukumi sebagai pemberian baru, bukan membatalkan zakat fitrah yang telah ditunaikan.

Adapun fakir dan miskin pada asalnya tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah. Namun, jika setelah menerima zakat fitrah merasa benar‑benar cukup kebutuhannya pada hari raya, lalu menyerahkan kembali zakat tersebut atau diberikan kepada mustahiq lainnya, maka hal itu dibolehkan. Dengan demikian, zakat orang yang memberi tetap sah, dan pengembalian setelah diterima atau diberikan ke mustahiq lain juga tetap sah. Wallahu a’lam.
Barakallahu fikum

Dijawab oleh: Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang
Sumber:
islamqa.info/ar
islamweb.com/ar/
binbaz.org.sa/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *