Soroti Ilmu Parenting, 341 Guru Pemkab Semarakkan Tabligh Akbar Wahdah Islamiyah Pinrang Bersama Ustadz Salahuddin Guntung
PINRANG – Kehadiran ratusan tenaga pendidik menjadi sorotan istimewa dalam kegiatan Tabligh Akbar menyambut bulan suci Zulhijjah 1447 H yang digelar oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Pinrang bersama Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Pinrang. Tercatat sebanyak 341 guru yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang hadir mengikuti kajian keislaman di Masjid Agung Al-Munawwir pada Sabtu (16/5/2026).
Antusiasme para pendidik ini berpadu dengan partisipasi ribuan warga. Berdasarkan data panitia, dari total 1.853 pendaftar, sebanyak 1.500 jamaah secara keseluruhan hadir memadati lokasi acara. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini terselenggara berkat kerja sama yang apik antara Wahdah Islamiyah, Pemkab Pinrang, serta dukungan dari berbagai pihak sponsor.
Tingginya antusiasme peserta, khususnya para guru yang notabene merupakan pendidik generasi bangsa, sangat relevan dengan tema parenting yang diangkat pada tabligh akbar kali ini, yakni “Keteladan Nabi Ibrahim عليه السلام sebagai Rasul, Suami, dan Ayah”.
Untuk mengupas tuntas materi tersebut, panitia menghadirkan pemateri ahli, yakni Ustadz Dr. Salahuddin Guntung, Lc., M.A. Beliau merupakan Ketua Bidang Usrah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor 1 Ilmu Agama Islam STIBA Makassar. Dalam pemaparannya, Ustadz Salahuddin memberikan inspirasi dan panduan praktis mengenai cara membangun karakter anak, menjaga keharmonisan rumah tangga, serta meneladani ketangguhan dan kesabaran Nabi Ibrahim عليه السلام dalam memimpin keluarga di atas pondasi tauhid yang kokoh.
Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Pinrang, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H. M. Aswin, S.IP, M.Si., membacakan naskah sambutan resmi dari Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos. Diawali dengan puji syukur ke hadirat Allah ﷻ dan selawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, Pemkab Pinrang menyampaikan apresiasi yang sangat besar atas inisiatif Wahdah Islamiyah.
“Di bulan Zulhijjah ini, kita diingatkan kembali pada semangat pengorbanan Nabi Ibrahim عليه السلام dan putranya Nabi Ismail عليه السلام, yang mengajarkan kita tentang ketaatan mutlak kepada Allah ﷻ, keikhlasan berkorban, dan kepedulian kepada sesama manusia. Nilai-nilai inilah yang harus kita hidupkan dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. M. Aswin mengutip pesan Bupati.
Lebih lanjut, ditekankan bahwa pembangunan daerah tidak akan membawa keberkahan jika hanya berfokus pada kemajuan fisik dan ekonomi. Pembinaan akhlak, moral, dan spiritualitas—terutama melalui kajian parenting yang membentuk unit keluarga yang kuat—adalah kunci dari pembangunan karakter masyarakat. Kehadiran ratusan guru dalam majelis ini diharapkan mampu menyerap ilmu tersebut untuk kemudian ditularkan kepada peserta didik di sekolah-sekolah se-Kabupaten Pinrang.
Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, persatuan, dan kedamaian di bumi Pinrang. “Sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga adalah kunci utama keberhasilan pembangunan dan kesejahteraan kita semua,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Pemkab Pinrang menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ulama dan penceramah yang terus membimbing umat. Diharapkan ilmu yang dibagikan dan diamalkan dari kegiatan ini dapat menjadi bekal kehidupan serta membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, maupun bagi terwujudnya Kabupaten Pinrang yang maju, sejahtera, aman, dan religius.

