DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

DPD Wahdah Islamiyah Pinrang

Ilmu, Amal, Dakwah, Tarbiyah

Artikel

Menyambut Ramadan sebagai Momentum Perubahan Sejati

Soal 28: Menyambut Ramadan sebagai Momentum Perubahan Sejati

Pertanyaan

Afwan ustadz, masih ada pertanyaan kami 🙏🏻

Bagaimana cara menyambut Ramadan agar tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum perubahan hidup?

Jawaban

Seorang muslim dianjurkan menyambut Ramadan dengan hati yang penuh syukur dan kebahagiaan karena dapat kembali bertemu dengan bulan yang penuh rahmat. Persiapan terbaik dimulai dengan taubat yang tulus, memperbaiki niat, serta mempelajari kembali hukum-hukum puasa, shalat malam, dan amalan-amalan utama di bulan Ramadan agar pelaksanaan ibadah tidak sekadar rutinitas, tetapi bernilai dan berdampak pada hati.

Para ulama menggambarkan Ramadan sebagai kesempatan mulia yang tidak dapat digantikan oleh waktu lain. Orang-orang saleh di masa silam menyambut kedatangannya dengan penuh harapan, doa, dan persiapan jauh sebelumnya. Mereka memahami bahwa Ramadan adalah momentum besar untuk memperbarui hubungan dengan Allah, memperbaiki diri, serta meninggalkan kebiasaan buruk.

Selain persiapan hati, seorang muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh sejak sebelum Ramadan: membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, sedekah, serta menjaga hubungan baik dengan keluarga dan sesama. Niat yang kuat untuk berubah, semangat dalam ibadah, dan kesungguhan untuk qiyamullail akan menjadikan Ramadan lebih bermakna.

Dengan demikian, Ramadan bukan hanya bulan menjalankan ibadah, tetapi kesempatan untuk membangun kebiasaan baik yang terus berlanjut hingga setelah Ramadan selesai, bahkan hingga akhir hayat.

Barakallahu fiikum.

Wallahu a’lam.

Dijawab oleh:
Tim Ilmiah Wahdah Islamiyah Pinrang

Sumber:
  • islamqa.info
  • islamweb.com
  • binbaz.org.sa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *