Untuk saudaraku yang ditimpa musibah

*🎙 Fawaid Taklim Ustadz Muhammad Syahrir.,Lc حفظه الله*

– Senantiasa menghadirkan dalam hati kita bahwasanya yang namanya ujian, musibah merupakan *sunnatullah*, sesuatu yang pasti terjadi.

Alloh Ta’ala berfirman :

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ(155) الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ(156

_”Sungguh kami akan menguji kalian dengan sedikit rasa takut, kelaparan serta kekurangan harta benda, jiwa dan buah-buahan. Maka berikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila tertimpa musibah mereka mengatakan, ‘Sesungguhnya kami ini berasal dari Alloh, dan kami juga akan kembali kepada-Nya.’_
(QS. Al-Baqoroh :155-156)

Apa yang kita miliki hari ini berupa nyawa, harta, keluarga dan semua yang kita miliki pada hakekatnya adalah milik Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Yang kapan saja Alloh ingin mengambilnya maka kita sebagai seorang hamba harus merelakannya, *harus ikhlas.*

– Sebagaimana kisah Ummu Sulaim saat anaknya sakit. Ketika itu suaminya (Abu Tholhah) keluar. Ketika Abu tholhah kembali ternyata anaknya sudah meninggal dunia. Namun Ummu sulaim tidak langsung memberitahukan suaminya hal tersebut tapi ia berusaha melayani suaminya sebaik”nya nanti setelah itu ia pun bertanya kepada suaminya, _”Bagaimana pendapatmu kalau misalnya ada seseorang yang menitipkan barang kepada kita kemudian orang tersebut mengambil barangnya, apakah kita boleh marah ?”_

Abu Tholhah menjawab, _”Tidak.”_

Ummu Sulaim, _”Anakmu tersebut adalah milik Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan Alloh sudah mengambilnya.”_

*Bentuk kesabaran dari Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anha !!*

Wallahu a’lam

Akhukum Harianto Madia Hafizhahullah

Baca Juga  TIPU DAYA DUKUN, PERAMAL, IBLIS DAN BALA TENTARANYA DALAM RITUAL SESAJEN RATU PADI (Mappangolo Datu Ase "BUGIS)

Silakan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here