TUNJUKAN SIFAT TOLERANSIMU YANG BENAR DALAM BERAGAMA

Sifat Toleransi dalam beragama yg benar dalam Berkehidupan yg bernegara di negara yg Tercinta ini adalah masing masing berada pada Pendapat nya dan tidak boleh ada menghalangi, Jika Kalian Ingin ke Gereja Misalanya bagi ornag Nasrani Silahkan kami Tidak menghalangi dan jangan juga kalian menghalangi kami Untuk ke masjid,Tapi kalau engkau meminta kami Turut serta mendukung dan melindungi Acara kalian Mohon maaf disini berlaku
لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ (Al Kafirun 6)
“UNTUKMU AGAMAMU, UNTUKKU AGAMAKU”

Mohon maaf Agama kami menutup Pintu Dalam Acara Perayaan tersebut
Makanya ada status dari ustd kita yg mengatakan
“Toleransi itu ibaratkan seperti jika kamu minum Kopi saya minum Teh Masing masing Kita minum minum Favorit kita tapi jangan kamu campur kopimu ke dalam Teh yang Kuminum.
Maka dengan Jelas di dalam Perayaan perayaan mereka tidak boleh adakan sedikitpun keikutsertaan, Bahkan ucapan selamat pun tidak boleh,Karena kapan sedikitpun kita ucapakan selamat kepada mereka sama saja kita mengucapkan selamat kalian menyembah Tuhan selain ALLAH سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎, Naudzubillahmindzalik
sedikit kami menambahkan Potongan Ayat, yg Kami juga mendapat kan dari salah satu Grop dakwah WAHDAH ISLAMIYAH PINRANG
Yg Allah Ta’ala berfirman,

وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا (88) لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا إِدًّا (89) تَكَادُ السَّمَوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا (90) أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ وَلَدًا (91) وَمَا يَنْبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا (92)

“Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.” Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka menda’wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.” (QS. Maryam: 88-92).
Dalam Umat Nasrani merayakan “NATAL” yg dimana Artinya ALLAH memilik anak dan Ini sesuatu yang Mungkar , dalam beberapa video kami pernah liat beberapa Ulama khilaf dalam pendapat bahkan ada yg terang terangan mengucapkan di Media sosial
Padahal
Tapi pada dasarnya ” Selamat artinya Terbebas (Beruntung)
Tapi jika Di Gabungkam dengan Kata Selamat Natal artinya semoga Beruntung ALLAH memiliki anak “Dalam hal ini kami rasa masuk dalam Mendoakan kebenaran bahwa ALLAH سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎, memang punya anak”
Naudzubillahmindzalik
Semoga ALLAH سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى‎, selalu memberikan Hidayah kepada KITA.
AAMIIN YA RABBAL ALAMIN.

SUMBER : Fawaid Taklim ustadz Hasbi Halid Lc, Hafidzahullah
&Group Dakwah WAHDAH ISLAMIYAH PINRANG
Penulis : Erzadi Hafizhahullah

Baca Juga  Bersama Teman Sampai ke Ujung, Apakah Beruntung?

Silakan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here