Tafsir surah Al-Fil dan Quraisy

Fawaid Taklim Ustadz Hasbi Halid., Lc حفظه الله*

– Berbicara surah Al Fil maka kita akan mengingat pasukan bergajah. Tergolong diantara surah makkiyah. Surah yang diturunkan kepada Rosulullah shallallahu’alaihi wa sallam sebelum Beliau berhijrah ke kota madinah.

– Didalam tafsir Ibnu katsir , disebutkan bahwa ketika menceritakan kisah tentang terbunuhnya orang” beriman pada peristiwa _ashabul ukhdud_. Orang” yang dibuatkan parit oleh seorang raja yang bernama Dzu Nuwas dari negeri yaman. Raja yang zolim yang telah membakar hidup” sekitar 20 ribu orang” beriman.

Alloh berfirman :
_”Dan tidaklah mereka menyiksa orang” mukmin itu melainkan karena orang” mukmin itu beriman kepada Alloh yang maha perkasa lagi maha terpuji”_
(QS.Al-Buruj:8)

Dan ada diantara mereka (orang” beriman) yang ditakdirkan untuk selamat. Yang bernama Daus Dzu Tsa’laban dan melarikan diri ke negeri syam untuk berlindung dan melaporkan kejadian tersebut kepada raja negeri syam. Mendengar laporan tersebut Maka marahlah Raja negeri syam. Akhirnya Raja negeri syam mengirim surat kepada Raja negeri Habasyah (Najasyi) untuk mengirim pasukan ke negeri yaman untuk menyerang Dzu nuwas karena telah membakar hidup” orang” beriman. Kemudian dikirimlah pasukan yang dipimpin oleh Abrahah dan Aryath. Mereka memasuki negeri yaman dan berhasil membunuh Dzu Nuwas dan berhasil menguasai negeri yaman. Namun setelah itu terjadi pertentangan dualisme kepemimpinan antara abrahah dan aryath. Salah seorang diantara mereka berkata, _”Daripada mengadakan pertempuran antar pasukan, lebih baik kita duel satu lawan satu. Siapa yang menang maka berhak menguasai Negeri yaman”_

Singkat cerita abrahah berhasil membunuh aryath saudaranya. Maka sampailah berita tersebut kepada raja Najasyi dan raja negeri syam. Raja Najasyi pun marah kepada abrahah dan menulis surat yang berbunyi , _”Aku akan datang ke negeri yaman mencukur rambut ubun”mu dan menghukummu”_

Mendengar hal tersebut, Abrahah pun menjadi takut kemudian mengirim rambut ubun”nya yang sudah digunting dan tanah negeri yaman kepada raja najasyi kemudian mengirim surat yang berbunyi, _”Inilah ubun”ku dan inilah tanah negeri yaman, silahkan engkau injak”_. Abrahah meminta belas kasih dari raja Najasyi. Akhirnya luluhlah raja najasyi.

Abrahah ingin mengambil hati raja najasyi dan berkata, _”Aku akan membuatkan untukmu gereja yang sangat tinggi lagi besar yang akan memalingkan bangsa arab dari ka’bah”_

Maka betul abrahah membangunnya yang Dinamakan gereja _al-qullais_. Ketika berita ini sampai dimekkah maka marahlah sebagian orang” mekkah termasuk suku quraisy. Sehingga sebagian dari mereka mendatangi gereja tersebut dan melakukan hal” yang tidak baik pada gereja tersebut. Kemudian abrahah marah besar dan *”Bersumpah bahwa ia akan datang ke mekkah untuk menghancurkan ka’bah”*.

Dan diutuslah pasukan gajah ke mekkah sekitar 8 sampai 12 gajah dengan tujuan untuk menakut”i bangsa arab. Sebagian suku” arab mencoba menghadang abrahah. Akan tetapi abrahah berhasil mengalahkan mereka dan merampas unta” mereka. Dan Ketika tiba didaerah al-muhammas, Abrahah bertemu dengan ‘Abdul muththolib. Melihat penampilan ‘Abdul muththolib yang berwibawa dan disegani maka abrahah turun dari singgasananya dan menyalami ‘Abdul muththolib seraya berkata , _”Saya ini datang kekota mekkah untuk menghancurkan ka’bah”_.

Maka ‘Abdul muththolib berkata , _”Saya ini hanya pemilik unta dan saya hanya ingin mengambil unta saya. Sedangkan ka’bah itu ada pemilikNya yang akan melindunginya”_

Kemudian Abrahah dengan sombongnya mengatakan , *”Dia tidak akan bisa melindunginya”*.

Alloh berfirman :

لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ (1) إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ (2) فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَذَا الْبَيْتِ (3) الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآَمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ (4)

_”Karena kebiasaan orang” quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Maka hendaklah mereka menyembah tuhan pemilik ka’bah. Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan membuat mereka aman”_
(QS. Quraisy:1-4)

Hubungan antara surah Al-Fil dan surah Quraisy :
>Alloh Ta’ala menghinakan pasukan gajah yang ingin menghancurkan ka’bah dengan tujuan , _”Li ii laafi quraisy”_ (Persatuan atau kebiasaan orang” quraisy).

Mereka mengadakan perjalanan pada musim dingin ke negeri yaman dan pada musim panas ke negeri syam. Dengan dihancurkannya pasukan gajah tersebut Karena Alloh Ta’ala ingin menjadikan mereka merasa tenang untuk mengadakan perjalanan dalam perdagangan mereka.

– Siapakah Quraisy ? Nama suku diarab yang berasal dari kakek Rosulullah yang ke 13 yang bernama Nadhar bin Kinanah. Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terjaga nasabnya.

#Nasab Rosulullah :
*Muhammad bin ‘Abdullah bin ‘Abdul Muththolib bin Hasyim bin ‘Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan*

Suku quraisy merupakan suku yang paling besar di mekkah. Mereka dimuliakan dengan diberikan perwalian untuk menjaga ka’bah. Mereka tinggal disekitar ka’bah. Dan Alloh mudahkan perjalanan perdagangan mereka.

Alloh berfirman :
_”Dan hendaklah mereka menyembah tuhan (Pemilik) rumah ini (ka’bah)”_

>Karena Alloh ingin mengingatkan suku quraisy bahwa , “Kalian sudah dimuliakan dengan tinggal disekitar ka’bah(rumah Alloh) maka sembahlah Alloh. Bukan ka’bahnya”. Jangan berlebih”an dengan ka’bah.

Umar bin khoththob radhiyallahu ‘anhu , Beliau berkata ketika mencium hajar aswad ,
_”Wahai hajar aswad , kamu hanyalah batu yang tidak memberikan manfaat dan tidak memberikan bahaya. Kalaulah aku tidak melihat Rosulullah menciummu maka aku tidak akan menciummu”_

Alloh berfirman :
_”Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan membuat mereka aman”_

Dua nikmat yang sangat besar yang Alloh berikan kepada orang” disuatu negeri , Nikmat makanan dan rasa keamanan. Karena suatu negeri walaupun ada makanan tapi tidak ada rasa aman maka percuma. Seperti saudara” kita palestine , meskipun didepan mereka sudah ada makanan tapi hati mereka tidak tenang disebabkan sewaktu” bisa ada peluru atau rudal dari penjajah zionis Israel Laknatulloh. Lalu apatah lagi kalau pasokan makanan ditutup ? Sungguh penderitaan yang luar biasa.

Maka nikmat ini kita syukuri.
Rosulullah bersabda ,
_”Barangsiapa diantara kamu masuk pada waktu pagi dalam keadaan sehat badannya , aman keluarganya dan memiliki makanan pada hari itu , maka seakan” kalian telah memiliki dunia dan seisinya”_

– Syaikh ‘Utsaimin rahimahullah ketika menjelaskan kata” _albaiit_ (ayat 3) Lebih baik waqof(singgah) supaya sempurna maknanya , _”Alloh lah yang memberikan makan dan rasa aman kepada orang” quraisy”_. Sedangkan kalau diwashol(disambung) ke ayat selanjutnya _albaitilladzi_ maka _Seakan” ka’bah lah yang memberikan makan dan rasa aman kepada orang” quraisy”_

Oleh karena itu, masalah Waqof dan Ibtida’ perlu juga kita perhatikan ketika membaca al-qur’an.

*Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala memberikan kita pemahaman terhadap ayat” Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan memberikan kita kemampuan untuk selalu mengamalkan apa yang ada didalam al-qur’an*

Wallahu a’lam

Harianto Madia Hafizhahullah

Baca Juga  Kenikmatan yang sangat besar

Silakan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here