Satu hal yang dapat menimbulkan PENYESALAN bagi seseorang adalah jika ia tahu akan fadhilah suatu amalan, sekalipun amalan tersebut ringan namun ia selalu MENUNDA mengerjakannya, sementara usia semakin rentah namun bekal kebaikan tak pernah bertambah.

Jika memang mau menyesal, sekarang saatnya (di dunia). Karena penyesalan di akhirat sudah tak berguna.

Allah berfirman,

وَلَوْ تَرَى إِذِ الْمُجْرِمُونَ نَاكِسُو رُءُوسِهِمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ رَبَّنَا أَبْصَرْنَا وَسَمِعْنَا فَارْجِعْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ

“Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”. (QS.32:12)

Ustadz Achil Abdul Hafid Hafizhahullah

(Wakil Ketua DPD Wahdah Islamiyah Pinrang)

Baca Juga  Mengingat Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber dan Ada yang Lebih Menusuk daripada Itu!

Silakan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here