๐Ÿ“MAPPASIKARAWA ANTARA ADAT DAN PELANGGARAN SYARIAT

ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…

Para pembaca yang dimuliakan Allah, dalam tulisan kali ini, kami sedikit ingin membahas tradisi yg tidak asing lagi dalam masyarakat kita ketika pelaksanan pernikahan, yakni mappasikarawa, walaupun bisa jadi tulisan ini akan menjadi kontroversi dari kalangan masyarakat, tapi bagi kami itulah resiko dalam membahas masalah seperti ini.

Namun sebelum berpanjang lebar mari kita pahami tentang makna dari tradisi/ritual ini, Mappasikarawa adalah sebuah proses yang tak terpisahkan dalam sebuah perkawinan dengan cara mempertemukan pengantin pria dan wanita dalam tempat tertentu yang ditindaklanjuti dengan berbagai ritual baik sebelum dan sesudahnya (gau โ€“ gaukeng khusus) oleh orang-orang tertentu dengan harapan agar pengantin tersebut kelak mendapatkan kebahagiaan, kedamaian, keselamatan dan kesejahteraan dalam mengarungi kehidupan berumah tangga.

Para pembaca yang dimuliakan Allah, perlu digaris bawahi bahwa sebagian dari kaum muslimin terutama di Daerah bugis, bahkan seakan akan mewajibkan adanya ritual seperti ini dengan alasan ketakutan akan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan misalkan, si mempelai pria tidak disukai oleh istrinya yg ujungnya akan terjadi perceraian, maka menghindari hal hal yg tidak diinginkan, maka didatangkan Pappasikarawa yg akan membantu agar masalah seperti itu tidak terjadi, namun tidak sampai disini ritualnya, dan inti permasalahannya adalah ritual sebelum dan sesudah mappasikrawa disinilah pelanggaran syariat terjadi bahkan menjurus pada lembah kesyirikan, jujur kami mengetahui beberapa orang yg berprofesi sebagai pappasikarawa dan kami kadang mencari informasi, akhirnya menarik beberapa kesimpulan tentang beberapa ritual sebelum dan sesudahnya, berikut berapa contoh ritual mappasikarawa yg biasa kami dapatkan.

– ada ritual yg dilakukan pappasikarawa, dengan memanggil pengantin pria di malam-malam tertentu, dengan tujuan memberikan mantra khusus (Cenning Rara)

– ada ritual pemberian jimat khusus kepada mempelai pria, bahkan jimat dengan harga jutaan.

– ada ritual khusus pappasikarawa, yg dilakukan diposi’ bola

– mappaleppe sesudah acara pernikahan oleh pappasikarawa dengan beberapa jenis sesajen.

– kadang juga kita dapati bacaan bacaan khusus yg tidak kita pahami maknanya

– dan yg syubhat adalah pappasikrawa menggunakan potongan ayat ini disertai dengan gerakan khusus dijari mempelai wanita, ditambah mantra mantra bugis.

Berikut ayat yg biasa di pakai

ู‚ูู„ู’ ุงูู†ู’ ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุชูุญูุจู‘ููˆู’ู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูŽ ููŽุงุชู‘ูŽุจูุนููˆู’ู†ูู‰ู’ ูŠูุญู’ุจูุจู’ูƒูู…ู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽูŠูŽุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู€ูƒูู…ู’ ุฐูู†ููˆู’ุจูŽูƒูู…ู’ุ•โ€Œ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ุบูŽูููˆู’ุฑูŒ ุฑู‘ูŽุญููŠู’ู…ูŒ

“Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
[QS. Ali ‘Imran: Ayat 31]
Dan masih ada beberapa pelanggaran lainnya namun kita fokus pada masalah diatas.

Pembaca yang dimuliakan Allah, ini sebagian dari tradisi mappasikarawa jika kita memahami tentang tauhid maka kita akan meyakini bahwa dalam tradisi ini mengandung unsur kesyirikan dan adanya campur tangan syetan/jin didalamnya padahal Allah berfirman,

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุบู’ููุฑู ุฃูŽู†ู’ ูŠูุดู’ุฑูŽูƒูŽ ุจูู‡ู ูˆูŽูŠูŽุบู’ููุฑู ู…ูŽุง ุฏููˆู†ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู„ูู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดูŽุงุกู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุดู’ุฑููƒู’ ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽู‚ูŽุฏู ุงูู’ุชูŽุฑูŽู‰ ุฅูุซู’ู…ู‹ุง ุนูŽุธููŠู…ู‹ุง

โ€œSesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.โ€ (QS. An Nisaโ€™: 48).

Bahkan dengan tradisi ini kita melupakan sunnah rasulullah, padahal salah satu yang dianjurkan ketika mendatangi pernikahan seseorang, sebagai seorang muslim hendaklah menyampaikan doa kebaikan, dengan membaca ucapan doa untuk pengantin baru yang diajarkan rasulullah berikut ini :

ุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู„ูŽูƒูŽ ูˆูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽุฌูŽู…ูŽุนูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูู…ูŽุง ููู‰ ุฎูŽูŠู’ุฑู

Artinya :โ€Mudah-mudahan Allah memberkahi engkau dalam segala hal (yang baik) dan mempersatukan kamu berdua dalam kebaikanโ€

dan doa pengantin laki laki ketika memasuki kamar bersama istrinya dengan mencium ubun ubunnya

ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠู’ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑูู‘ู‡ูŽุง ูˆูŽุดูŽุฑูู‘ ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

โ€œYa Allah! Sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan perempuan dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya. Dan aku mohon perlindungan kepadaMu dari kejelekan perempuan dan apa yang telah Engkau ciptakan dalam wataknya.

Para pembaca yang dimuliakan Allah, betapa indah sunnah yang diajarkan oleh baginda rasulullah, berpikirlah dengan jernih ketika masih mempertahankan tradisi ini dengan tujuan agar pernikahan kita langgeng tapi melanggar syariat bahkan terjerumus dilembah kesyirikan, dan pilihlah yang terbaik yakni mengikuti sunnah nabi sebagaimana doa yg telah diajarkan agar pernikahan kita berberkah, ingatlah pernikahan adalah sebuah ibadah yg agung dan penyempurnah separuh agamamu.

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ุฅูุฐูŽุง ุชูŽุฒูŽูˆูŽู‘ุฌูŽ ุงู„ุนูŽุจู’ุฏู ููŽู‚ูŽุฏู’ ูƒูŽู…ู‘ูŽู„ูŽ ู†ูŽุตู’ููŽ ุงู„ุฏู‘ููŠู’ู†ู ุŒ ููŽู„ู’ูŠูŽุชู‘ูŽู‚ู ุงู„ู„ู‡ูŽ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูุตู’ูู ุงู„ุจูŽุงู‚ููŠ

โ€œJika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.โ€ (HR. Al Baihaqi dalam Syuโ€™abul Iman. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)

Semoga Allah menjauhkan kita dari dosa syirik hingga akhir ayat, dengan memperbanyak membaca doa

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ุฃูŽู†ู’ ุฃูุดู’ุฑููƒูŽ ุจููƒูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽุณู’ุชูŽุบู’ููุฑููƒูŽ ู„ูู…ูŽุง ู„ุงูŽ ุฃูŽุนู’ู„ูŽู…ู

โ€œYaa Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari berbuat kesyirikan ketika aku mengetahuinya dan aku memohon ampunan Mu ketika aku tidak mengetahuinyaโ€. (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad).

Terakhir khusus sahabatku yang masih jomblo sering-seringlah memanjatkan doa ini,

ุฑูŽุจู‘ู ู„ูŽุง ุชูŽุฐูŽุฑู’ู†ููŠ ููŽุฑู’ุฏู‹ุง ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู’ูˆูŽุงุฑูุซููŠู†ูŽ

Tuhan, janganlah engkau biarkan aku seorang diri. Dan engkaulah pencipta pewaris yang paling baik (Qs. Al-Anbiya: 89)

Sekian
Dari Sahabatmu

Ustadz Rahmat Abu Uwais Hafizhahullah

Baca Juga  Hikmah Dibalik Larangan Tajassus (Mencari-cari Kesalahan dan Aib Orang Lain)

Silakan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here