*📛 Kemungkaran di akhir tahun*
*🎙 Fawaid Taklim Ustadz Hasbi Halid,.Lc حفظه الله*

– Diakhir desember ini Betapa banyak perayaan” orang kafir yang menjadi kebiasaan setiap tahunnya dan sangat disayangkan jika ada kaum muslimin yang ikut serta didalam perayaan bahkan ucapan selamat kepada mereka, Perbuatan ini dilarang didalam agama kita.

Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ,
*”Barangsiapa yang mengikuti kebiasaan suatu kaum maka dia termasuk golongan kaum tersebut”*

– Maka tentunya Perayaan tahun baru ini termasuk bagian yang tidak boleh kita ikut serta didalamnya. Karena itu merupakan perayaan kaum *nasrani* untuk menipu kaum muslimin agar ikut dengan _keyakinan_ atau _aqidah_ mereka. Padahal Kita juga memiliki tahun islam yang dinamakan tahun hijriah. Karena perhitungan tahun islam kita sudah berada dibulan kelima(jumadil awwal). Jadi sebenarnya kita tidak bertahun baru. Adapun mereka merayakan tahun baru karena menurut perhitungan mereka Itu disebut tahun masehi. *Itu bukan dari islam!*
Cuman mungkin karena kebanyakan instansi” negara atau lembaga” pemerintah yang kemudian lembaga” islam pun mengikut kepada penanggalan mereka maka mau tidak mau kita ikut kepada penanggalan mereka.

– Pada asalnya, Penanggalan yang sebenarnya harus kita pake adalah tahun baru islam(hijriah). Dimulai dari hijrahnya Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Itupun didalam syariat kita, Tidak ada sunnah dan Tidak ada anjuran dari Nabi kita (shallallahu ‘alaihi wa sallam) dan para sahabat untuk merayakan tahun baru islam tersebut. Kita cuma diperintahkan untuk _bermuhasabah_(instropeksi diri) diakhir” tahun hijriah. Apa yang telah kita lakukan setahun yang lalu. Karena kaum muslimin dalam setahun cuma punya 2 hari yang harus kita rayakan, yaitu ‘idul fitri dan ‘idul adha. Itu didalam islam

– Lalu Bagaimana lagi kalau perayaan tersebut bukan dari islam ?. Berasal dari *orang” kuffar* atau *orang” kafir*. Yang ingin merusak _keyakinan_ dan _aqidah_ kaum muslimin. Kita tidak tau asal usul perayaan tersebut. Boleh jadi itu mereka rayakan karena mungkin pada hari itu meninggal misalnya seorang pendeta atau mereka rayakan itu karena mungkin merayakan hari penyembahan berhala. Kita tidak tahu !!

– Lalu apa yang harus kita lakukan ?
Maka Lalui saja seperti hari” biasa. Kalau bisa dirumah saja *Perbanyak istighfar* karena pada malam itu banyak terjadi kemungkaran dan kemaksiatan. Karena bisa jadi Alloh Subhanahu wa Ta’ala meratakan adzabnya kepada kita semua.

_Waliyydzubillah_

– Diantara ciri sifat _Ibadurrahman_ (hamba” Alloh yang pemurah) ialah ,
>Mereka yang tidak menyaksikan _”Az Zuur”_(perayaan” orang kafir). Bahkan mengucapkan selamat pun mereka tidak lakukan. Karena mereka meyakini itu bukan perayaan yang musti kita banggakan atau ikut serta didalamnya.

*Maka kita ingatkan keluarga” kita , Teman” kita , dimalam tersebut hendaknya berada dirumah saja. Perbanyak istighfar Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala mengampuni dosa kita dan dosa orang” yang belum mengetahui hukum perayaan tersebut*

Wallahu a’lam

Harianto Madia Hafizhahullah

Baca Juga  Ternyata Selevel!

Silakan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here