Kematian itu ibarat buah kelapa. Buah yang tua akan jatuh ke tanah, yang muda juga jatuh ke tanah, yang kecil juga jatuh ke tanah, bahkan yang masih putik sekalipun ada yang berguguran jatuh ke tanah. Demikianlah juga dengan perjalanan kehidupan seorang manusia. Orang tua sudah pasti akan mati, pemuda ada yang mati, remaja ada yang mati, anak-anak ada yang mati, bayi ada yang mati, bahkan yang masih dalam kandungan sekalipun ada yang gugur sebelum kelahirannya.

Kematian adalah kepastian yang akan dirasakan oleh setiap yang berjiwa.Allah berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.”QS.3:185
Jika tiba waktunya, tak seorang pun yang sanggup untuk menghindar darinya.Allah berfirman:

{ قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ }

“Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”.QS.62:8

Jika datang saatnya, tak seorang pun yang mampu menundanya.Allah befirman

{ وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلا يَسْتَقْدِمُونَ }

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.”QS.7:34

Masalahnya bukan kapan kita meninggal,tapi apa persiapan kita? Dan bagaimana keadaan kita?

Ya Rabb! Wafatkan kami dalam keadaan HUSNUL KHAATIMAH …

Oleh Ustadz Achil Abdul Hafid Hafizhahullah

Baca Juga  Mengapa harus IMAN...? Mengapa harus TAKWA...?

Silakan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here